kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi.. dan sendiri aku benci
aku ingin bingar… aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…



Juni 11th, 2007
kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi.. dan sendiri aku benci
aku ingin bingar… aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…
Oleh: yayan on Juni 28, 2007
at 7:45 am
kulari ke hutan, ketemu monyet
kulari ke pantai, ketemu cumi-cumi
benci.. benci aku dengan sendiri
aku ingin ke pasar, ke pasar lagi
trus mampir ke RRI
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar gaduh sampai mengaduh
piring.., mangkoknya jangan, itu buat ibu
ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
di tembok kantin depan kelasku
mata indah bola ping pong
ke pantai yuk donnn…
Oleh: arisuke on September 4, 2007
at 7:57 am
[...] sumber: http://addthe.wordpress.com/2007/06/11/puisi-rangga-a2dc/ [...]
Oleh: Puisi cinta - puisi romantis - puisi patah hati - puisi mesra - puisi jatuh cinta « Ainuamri’s Weblog on Oktober 7, 2008
at 3:42 am
“Rasa”
Aku ada dari dulu
aku tidak kemana-mana
kau ataukah aku yang bilang
aku hanya ingin tahu benarkah itu
ketika kau ucap sebuah kalimat
ketika aku mendengar dengan indahnya
aku,mereka dan siapa saja pasti percaya
kelaurkan saja kesalnya,aku terima
aku percaya perasaannya ada
apa aku terbawa perasaan
ya sudah kau pergi saja,kukira kau punya rasa
ternyata aku yang selalu merasa
Oleh: RUSLI on November 29, 2008
at 9:00 am
puisi yg dibaca dian ciptaan sapa ya…?
Oleh: matano on Februari 12, 2009
at 3:08 pm
Tak mengapa hari ini aq mnjadi bgian yg t’lewatkn tp aq tak ingin lg b’tanya bgaimana htimu hri ini
Oleh: failuna on April 8, 2009
at 6:09 am
mo nanya, sbenernya tu puisinya spa sih ???
Oleh: novatkj on Mei 22, 2009
at 9:30 am
awal dari bangkitnya film indonesia……
Oleh: bloggembel on Juli 31, 2009
at 4:23 pm